kelelawar kecil masuk rumah

bigtoto - PLN Dinilai jadi Tulang Punggung Mencapai Target NZE Indonesia

2024-10-07 05:58:11

bigtoto,erek-erek 49,bigtoto
JPNN.com » Ekonomi » Bisnis » PLN Dinilai jadi Tulang Punggung Mencapai Target NZE Indonesia

PLN Dinilai jadi Tulang Punggung Mencapai Target NZE Indonesia

Rabu, 06 Maret 2024 – 21:50 WIB PLN Dinilai jadi Tulang Punggung Mencapai Target NZE IndonesiaFacebook JPNN.comTwitter JPNN.comPinterest JPNN.comLinkedIn JPNN.comWhatsapp JPNN.comTelegram JPNN.comDirektur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN Evy Haryadi menyatakan sebagai upaya mendukung upaya transisi energi, perseroan sedang merevisi rencana usaha penyediaan tenaga listrik (RUPTL). Foto: dok IDE KataData

jpnn.com, JAKARTA - PT PLN (Persero) dinilai menjadi tulang punggung Indonesia dalam transisi energi menuju nol emisi bersih (net zero emission/NZE).

Sebab, perusahaan pelat merah itu memiliki andil besar dalam menekan emisi, terutama di sektor ketenagalistrikan.

Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN Evy Haryadi menyatakan sebagai upaya mendukung upaya transisi energi, perseroan sedang merevisi rencana usaha penyediaan tenaga listrik (RUPTL).

Baca Juga:
  • Proliga 2024: Danai Merapat ke Jakarta BIN, Chamnan Menuju Jakarta Elektrik PLN?

Hal itu diungkapkan Evy dalam Indonesian Data Economic and Conference (IDE) Katadata 2024 di Jakarta, Selasa (5/3).

"Dalam RUPTL 2021-2030, rencana pengembangan pembangkit listrik mencapai 40,6GW. Jumlah tersebut, sebanyak 20,9 GW atau 52 persen berasal dari EBT. RUPTL tersebut diyakini menjadi yang paling hijau sepanjang sejarah Indonesia," beber Evy Haryadi.

PLN juga menyusun perencanaan baru yang akan berlaku sampai dengan 2040. PLN membidik penambahan porsi pembangkit listrik EBT mencapai 60 gigawatt (GW).

Baca Juga:
  • PLN akan Penuhi Kebutuhan Listrik Warga hingga Pelosok, Agus Fatoni: Ini jadi Tugas

"Dari jumlah tersebut, sebanyak 75 persen di antaranya merupakan pembangkit EBT, seperti air, surya, dan panas bumi. Sisanya 25 persen akan berasal dari gas," ungkap Evy Haryadi.

Menurut Evy Haryadi, sebagai upaya mengurangi penggunaan fosil, PLN menghapus dari perencanaan ihwal pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) sebesar 13,3 GW.